Kau bilang aku adalah malaikat hatimu
yang tak tergantikan untuk selamanya
sampai dengus akhir nafasmu.....
" Kentut....."
Kau bilang akulah sang pangeran
pujaan hatimu satu-satunya
yang bertahta abadi dalam sanubarimu....
" Kentut......"
Pernah kau utarakan kehebatan cintamu
yang melebihi hebatnya gelombang tsunami
sehingga hatimu terbunuh untukku
" Kentut....."
Entah besok, kau mau bilang apa lagi
semuanya hanya kentut dan kentut
keluar, bau, dan hilang tanpa kenangan
apalagi pesan....?
tak terkecuali bau hatimu yang busuk.
Kau makan setiamu sampai kenyang
sebab aku malas
bernegosiasi dengan janji-janji berlebihan
meski dalam kata-kata.
D35UP1D
( Maaf kawan-kawan, terpaksa aku susulakn puisi ini, sebab takut kehilangan inspirasi yang baru di dapat. Semoga tak menganggu keindahan taman ini. )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar