Madura, aku berisik....
Kupuji alammu nan permai
selaksa taman mungil penuh bunga
dimana ribuan bidadari berkeliaran
kehilangan samper kebanggaanmu
Aku tahu, kebayamu mungkin porno
sebab lekuk dada menantang
tapi sampermu begitu agung
rampingkan elokmu nan menawan
Madura, mungkin aku berisik sekali
celotehku telanjang seperti paha perawanmu
yang tampak naik ikuti aspal jalanmu
sebab panasnya hitam dicumbu matahari
Mungkinkah mereka bukan perawanmu?
Ah, tak munafik aku pun melirik
nafasku berburu antara miris dan kenikmatan
benar kata orang dulu
"Jangan membuang kesempatan"
meski antara malu dan mau...
Madura, aku berisik
ku tambal tanya di bingkai langit
perawanmukah atau alammu
yang masih perawan...?
Celoteh Gila Malam
(Inpirasi Birahi)
Desupid 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar