Ketika penghayal memutar tasbih
benarkah ia telah bersih sebening air mata ibunya ?
ah tasbih.....
semua jari bebas memutarnya
tidak ada jaminan
penghayal telah kembalikan jati dirinya
dari tingginya hayalan dan keindahan
Ha..ha..ha..ha...
sampai puas mencaci bayangan
sampai habis sumpah serapah
sampai kering ludah terciprat
aku masih diam
dan jemariku asyik mencari pujian Tuhan
walau entah dapat terlihat.
Cangkreng, 23 April 2006
De Supid
Tidak ada komentar:
Posting Komentar